Botam News

SLIDER

Latest Post

Cara Memasang Blog Banner di Wordpress dengan Ad Injection

Written By Yudhistira FLambotama on Kamis, 23 April 2015 | 08.46

Memasang banner di blog merupakan salah satu hal yang paling sering dilakukan blogger selain tentu saja menuliskan artikel, membalas komentar dan juga mengamati perkembangan blog dari data statistik yang ada.

Dalam postingan saya dulu tentang plugin WordPress wajib install, saya menyebut sebuah plugin yang bernama Ad Injection untuk mengurus berbagai hal tentang banner ini. Maka saya putuskan untuk melengkapinya saya buatkan artikel tentang cara memasang banner di blog WordPress dengan Ad Injection ini.

Memasang Banner di blog WordPress dengan Ad Injection akan menjadikan themes apa saja yang kamu pakai jadi AdSense friendly. Karena Ad Injection memiliki beberapa fitur yang sangat menguntungkan bagi kamu;
  • Menambahkan iklan di posisi strategis blog, di bawah judul, ditengah artikel, di akhir artikel. Bahkan kalau themes kamu tidak ada widget di sana, kamu bisa menambahkannya.
  • Menampilkan iklan lebih dari satu macam dalam satu tempat (bergantian).
  • Mengacak posisi iklan, bisa di bagian kanan, tengah atau kiri.
  • Tidak perlu setting banner lagi kalau ganti themes.

Cara Memasang Banner di WordPress dengan Ad Injection

Cara Memasang Banner di Blog WordPress dengan Ad Injection

OK deh, sebelum langsung kita mulai step by step cara memasang banner dengan Ad Injection ini,
  1. Download Ad Injection dulu.
  2. Install plugin ad Injection di blog, lalu aktifkan,
  3. Buka setting Ad Injection di wp-admin/options-general.php?page=ad-injection.php
Kalau posisinya seperti gambar disamping itu, ada di bawah setting permalink blog.

Antar muka setting Ad Injection

Pada saat pertama kali mencoba plugin ini saya sempat bingung, karena banyaknya tombol, check box dan dropdown yang ada. Namun setelah beberapa saat menggunakannya saya jadi tidak bisa meninggalkan plugin ini.

Oleh karenanya saya akan berusaha menjelaskannya sedikit – demi sedikit di sini.

1. Cara Memasang Banner di WordPress dengan Ad Injection – Ads Placement Setting



Ada 3 tab dalam setting Ad Injection ini, tampilan di atas adalah tampilan tab main yang dibagi lagi dalam beberapa section. Dalam tampilan itu adalah section Global Setting.
Ada 6 macam iklan yang bisa dimunculkan dengan Ad Injection; Top, Random, Bottom, Footer, Widget dan Template.

Semua iklan itu bisa diatur tampilannya dalam semua skenario yang mungkin terjadi di blog, baik untuk index, halaman blog, tulisan tunggal, arsip, pencarian atau bahkan saat error 404. Memberi centang akan menjadikan iklan pada posisi bersangkutan justru tidak aktif (off).

Sedang section di bawahnya adalah ads placemnet setting/pengaturan penempatan iklan, saya hampir – hampir tidak pernah mengedit bagian ini.

2. Cara Memasang Banner di WordPress dengan Ad Injection – Ads


Ini adalah kolom penempatan iklan di bawah judul tulisan (below post title). Di sebelah kanannya ada pengaturan penempatan iklan. Bisa float di kiri, kanan, tengah tau juga random.

Selain penempatan, padding dan margin iklan juga bisa disetting dari sini untuk menjaga tampilan blog tetap menarik dengan memberikan jeda antara konten blog dengan banner yang dipasang di blog. Keenam posisi yang saya sebut tadi memiliki semua setting ini.

3. Cara Memasang Banner di WordPress dengan Ad Injection – Pembatasan Iklan

Kadang untuk pengunjung/tulisan tertentu kita ingin iklan kita tidak muncul saja. Dalam gambar berikut adalah contoh cara untuk menyembunyikan iklan pada posting dalam category ‘uncategorized’ saja.

Menyembunyikan banner bisa dilakukan berdasar penulis, tag, posting tertentu (melalui ID posting). Juga dari asal pengunjung ke blog kalau kita mau (settingnya ada di atasnya).

Cara memasang Banner Iklan di WordPress – Random Ads

Sekarang kita pindah ke tab berikutnya tempat kita bisa memasukkan banner di blog WordPress lebih dari satu pada tempat yang sama.


Terlihat dalam gambar di atas adalah setting untuk top adverts. Dimana total akan kamu temukan 10 slot iklan dtitambah beberapa iklan lagi sebagai alternatifnya. Untuk mengatur prosentasi tampilan iklan, kamu bisa memasukkannya di kolom angka bagian kanan lalu klik save all setting.

Cara memasang Banner Iklan di WordPress – Random Ads di Widget Standar

Tidak sampai disitu saja, widget standar dari themes yang kamu pakai juga bisa dipasangsi sebuah iklan acak model seperti ini. Karena Ad Injection juga menambahkan widget text standar saat kamu mau setting widget di blog WordPress kamu.

Ini adalah contoh penerapan cara memasang banner di blog WordPress saya satunya, AboutTiyo.web.ID.



Ada tiga iklan yang akan muncul bergiliran pada spot yang sama di sidebar blog saya di sana. Kalau mau sih ada sepuluhan spot dalam satu pool, dimana satu widget Ad Injection bisa berisi 2 pool iklan.

Cara Memasang Banner di Blog WordPress – Penutup

Saya tahu, mungkin cara memasang banner di blog WordPress dengan Ad Injection ini terlalu advanced dan membingungkan, terutama bagi pengguna WordPress pemula. Tapi saya yakin begitu kamu terbiasa menggunakannya, kamu akan menyukainya.
Kalau kamu mau tutorial cara memasang banner di blog WordPress dengan cara biasa, silahkan berkomentar saja, nanti akan saya buatkan.
Memasang iklan dengan metode ini tentu saja membutuhkan load server yang lebih tinggi dari cara memasang banner di blog WordPress seperti biasanya, saya sendiri membatasi pemasangan 3 iklan untuk satu spot random ads.

Pilih nginx atau apache?

Written By Yudhistira FLambotama on Jumat, 30 Januari 2015 | 23.51

Masalah yang dihadapi para pemakai vps unmanage seperti saya adalah menentukan pemakaian webserver, yang paling banyak digunakan dan sudah umum adalah memakai apache. Kebetulan beberapa minggu terakhir pengunjung website naik drastis sampai hampir 100rb visitor per hari dengan user online 400-1500 rata-rata pengunjung online tiap jamnya.

Saya menggunakan pannel webuzo supaya memudahkan dalam memanage vps, masalah timbul ketika pengunjung terlalu banyak, yaitu mysql webuzo sering mati sendiri, sudah coba berbagai setingan untuk mengoptimalkan sumber daya vps tapi hasilnya nihil. Pada jam-jam sibuk mysql selalu mati sendiri. Ada yang menyarankan menggunakan nginx sebagai webserver, katanya lebih hemat penggunaan resource. Akhirnya saya cobalah menginstall nginx via pannel webuzo, kemudian meremove apache server. Setelah itu saya coba restart semua service yang hidup, dan mencoba akses web, namun yang keluar setelah menggunakan nginx justru url postingan menjadi 404 error.

Sepertiya kesalahan pada permalink, dan memang harus ditambahkan beberapa baris kode pada conf.d berikut ini cara agar memperbaiki nginx supaya tidak 404 error ketika pertama kali setup. Saya terbiasa menggunakan nano sebagai editor bisa juga pakai vim, jika belum terinstall, silahkan install dengan kode berikut ini:

– Instal nano, kalo centos pake kode ini : sudo yum install nano
– buka kode ini : nano /usr/local/apps/nginx/etc/conf.d/common
– masukin kode ini di baris pertama :

1
2
3
location / {
try_files $uri $uri/ /index.php?q=$request_uri;
}

– Kemudian Save
– restart Nginx-nya di panel webuzo-service

Trada, setelah itu saya kerjakan akhirnya berhasil web berjalan normal. Saya coba cek load server menjadi lebih rendah dan penggunaan memory jadi lebih sedikit. Kesimpulan pemula seperti saya yang baru belajar menggunakan vps jika disuruh pilih nginx atau apache? jelas saya pilih nginx. Semua hasil coba-coba, dan yang menggembirakan mysql sekarang tidak pernah mati sendiri. Kalaupun terlalu berat beban server, biasanya cuma loading yang lama. Akhirnya nubie bisa juga belajar sedikit-sedikit memanage vps hasil trial eror sendiri dan coba-coba dari info yang di dapat hasil googling bisa menambah pengalaman. Setiap ada permasalahan saya selalu mencoba mencari jalan keluarnya sendiri sehingga lama kelamaan terbiasa menghadapi suatu permasalahan.

Cara Membuat Web Film Streaming

Sejak beralih menggunakan koneksi Fiber Optic, ada kebiasaan baru yang menjadi rutinitas, yaitu nonton film online. Waktunya nonton tv diganti jadi streaming film online. Sudah gak mikir kuota bandwith lagi, beda dengan dulu yang masih menggunakan koneksi modem. Bisa dikatakan paling sebel kalo masuk web-web yang terlalu berat untuk di akses.

Karna itu akhirnya saya belajar kesana-kemari mencari tutorial membuat web video streaming. Berhubung saya sudah terbiasa menggunakan cms wordpress, maka yang pertama kali saya cari adalah streaming yang bisa digunakan dalam blog wordpress. Ada 2 alternatif rekomendasi plugin wp untuk membuat web streaming, yaitu jwplayer dan videojs. Kedua plugin wordpress tersebut gratis bisa langsung diunduh melalui dashboard wp kita. Sebagai tempat penyimpanan video, bisa di server kita sendiri atau kalo mau yang murah maupun gratis bisa memanfaatkan youtube dan google drive.

Diantara plugin jwplayer dan videojs saya lebih cendrung menggunakan videojs karena pada playernya bersih dari logo. Kalo jwplayer versi gratisannya ada logo jwplayer, yang menurut saya cukup mengganggu. Format file yang support dijalankan pada videojs adalah mp4, ogg, webm, flv ataupun bisa langsung memasukan url youtube. Jika anda ingin menyimpan file di hosting sendiri, sebaiknya untuk tahap awal menggunakan vps dengan space yang besar, saya biasa menggunakan crissic, cuma $6an sebulan sudah punya space 150GB dengan bandwith 3TB, mau coba silahkan klik disini.

Step by step membuat web streaming online menggunakan videojs
1. Install wordpress (videojs bisa berdiri sendiri tanpa cms wordpress).
2. Karena menggunakan wordpress, maka lebih mudah memakai plugin. Bisa langsung unduh di https://downloads.wordpress.org/plugin/videojs-html5-video-player-for-wordpress.4.5.0.zip atau search “videojs” dari dashboard wp anda.
3. Setup plugin – Ukuran video, autoplay, preload, responsive, warna dll.
4. Posting menggunakan short code



Videojs juga bisa memasukan subtitle, untuk lebih jelasnya tentang short code https://github.com/videojs/video.js/blob/master/docs/guides/tracks.md

Ok langsung saja contoh streaming video yang filenya berasal dari youtube saya ambil contoh film Ada Apa Dengan Cinta (AADC) 2014 (Mini Drama)



Demikianlah cara membuat web film streaming dasarnya, semoga masih bisa dikembangkan sesuai dengan keinginan anda.

Rekomendasi Hosting Buat Pemula

Hostgator merupakan salah situ layanan hosting paling populer dikalangan pengguna internet dan web developer karena memiliki banyak fitur yang sangat mendukung untuk pengembangan website dan blog. Selain itu, Hostgator juga memiliki support yang bagus sehingga jika terjadi masalah atau eror pada hosting dan produk lainnya dapat segera diatasi dengan baik oleh pihak Hostgator.

Selain itu, Hostgator sudah memiliki anggota lebih dari 200.000 pengguna yang merasa puas dengan kualitas dan pelayanan yang diberikan oleh Hostgator. Maka dari itu, Hostgator menjadi hosting andalan karena telah terbukti kehebatannya. Hostgator memliliki beberapa macam produk seperti reseller hosting, shared hosting, VPS, dan Dedicated server.


Jika anda membuat suatu website atau blog yang membutuhkan file besar seperti aplikasi game online, social bookmark, atau untuk anda yang ingin membangun Private Blog Network maka anda bisa memilih Dedicated server. Sedangkan untuk anda yang ingin membuat blog atau jurnal pribadi online dan bisnis online yang tidak membutuhkan file yang terlalu besar maka anda bisa menggunakan shared hosting.

Ada berbagai pilihan plan hosting yang bisa anda sesuaikan dengan budget yang anda miliki. Pilihan plan hosting pada Hostgator yaitu : Hatchling Plan mulai dari $3.96/month, Baby Plan mulai dari $6.36/month, Business Plan mulai dari $10.36/month. Tentunya dengan harga yang berbeda pada setiap plannya memiliki fasilitas dan fitur yang berbeda. Silakan anda sesuaikan dengan kebutuhan anda. Baca postingan Hosting murah buat AGC jika anda membutuhkan server yang kuat.

Sedangkan untuk anda yang hobi berselancar di dunia maya, bahkan membutuhkan banyak PC untuk mengerjakan kegiatan di internet, maka anda bisa menggunakan VPS hosting besutan dari Hostgator. VPS itu sendiri merupakan suatu mesin virtual yang bisa melakukan banyak pekerjaan online seperti menjalankan aplikasi game, bahkan hingga menjalankan meta trader untuk anda yang hobi bermain forex.

Sedangkan untuk reseller hosting sangat cocok untuk anda yang ingin mendapatkan penghasilan dari penjualan hosting. Hostgator terus melakukan perbaikan dari tahun ke tahun, hingga saat ini tercatat jika Hostgator memiliki 7000 server. Selain itu, mereka juga memiliki jutaan domain untuk dijual kepada para penggunanya dan mereka hanya mengambil keuntungan 1% dari setiap penjualan domain.

Selain itu, Hostgator juga menyediakan berbagai macam kupon potongan untuk para pelanggan setianya, dengan menggunakan kupon tersebut maka anda bisa mendapatkan harga yang jauh lebih murah sehingga anda tidak perlu mengeluarakan biaya yang mahal untuk mendapatkan produk dari Hostgator.

Layanan hosting pada Hostgator juga sangat mudah untuk digunakan, karena semua fiturnya dibuat sangat sederhana dan mudah dipahami oleh banyak orang walaupun anda baru belajar membuat website atau blog. Saat ini juga sudah banyak tutorial penggunaan layanan Hostgator yang bisa anda lihat di situs video online seperti Youtube, buku, dan majalah komputer.

Dengan segala kemudahan dan kelebihan yang diberikan oleh layanan Hostgator, tidak heran jika layanan hosting ini menerima banyak sekali penghargaan selama 11 tahun berkecimpung dalam industry webhosting. Demikian rekomendasi hosting buat pemula yang dapat saya sampaikan pada tulisan kali ini.
 
Support : Creating Website | BotamSpawn | BeuBeGig
Copyright © 2011. =BotamSpawn= - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by BotamSpawn
Proudly powered by Blogger